Thursday, December 4, 2008

Hellboy



Karakter Hellboy memang tak bisa dibayangkan – lahir sebagai seorang iblis, dikejar-kejar para Nazi dan diselamatkan oleh Amerika, juga memerangi bentuk-bentuk setan dibumi serta diperankan oleh Ron Perlman.

Apa yang Anda rasakan setelah melihat film HELLBOY juga topik yang jauh bedanya.

HELLBOY adalah adaptasi dari komik yang sudah cukup lama dinantikan, dengan pahlawan-pahlawan yang tak seperti biasa (itulah yang membuat penggemar komik kecanduan). Hellboy memiliki tanduk yang sudah dipotong untuk menyeseuaikan dengan komunitas social dimana ia tinggal (meskipun ia selalu disembunyikan oleh orang yang mengendalikannya, yakni yang menjalankan agen rahasia anti makhluk iblis yang disebut BPRDD), ia menyukai kucing, makannya sangat banyak dan badannya sangat kuat. Ia juga menembakkan senapan merah dan meskipun penampilannya mengerikan, ia berusaha menjalin hubungan dengan gadis manis bernama Liz (Selma Blair) yang akhirnya meninggalkan biro dan Hellboy.

Film itu membawa kita ke dunia Hellboy dengan menunjukkan kepada kita siapa dia sebenarnya selama perang Dunia II sebelum meloncat ke masa sekarang. Misi Hellboy sekarang adalah menghentikan manusia iblis yang memanggilnya untuk memulai kebangkitan atau reinkarnasi kembali Rasputin (Karel Roden). Dengan bantuan sepasang temannya yang mempunyai kekuatan fisik –termasuk ahli senjata Liz dan manusia setengah ikan Abe (diperankan Doug Jones,dan suaranya diisi David Hyde Pierce) – dan juga ayah angkatnya (John Hurt), kita akan disuguhi pertempuran alot antara Hellboy dan sekumpulan iblis yang akan membuat kiamat di muka bumi.

Terlalu gegabah dan malangnya sang sutradara Guillermo del Toro tidak membuat terlalu banyak materi yang menjanjikan. Cerita yang langsung ke sasaran seperti rasanya kita hanya membunuh waktu menunggu pertempuran akhir antara Hellboy dan Rasputin.Tak ada keraguan bagaimana mana hal ini akhirnya, sehingga kita akan pulang dengan lega karena kemenangan sang pahlawan.

Del Toro menggebrak dan kehilangan kebesarannya dengan momen terbaik saat Hellboy memecah kebijaksanaanya antara kegelisahannya ( rindu pada Liz), dan beberapa tugas CGI. Adegan pertempuran yang direkam Del Toro cukup menyenangkan untuk sesaat tapi sebelum terlalu lama mereka mulai, hal itu diulang-ulang saat Hellboy bertempur dengan segerombolan setan yang tak ada hentinya. Karakter pendukung yang paling menarik adalah--Abe-manusia ikan, yang luput dari pengawasan dari setengah film diputar.

Fans H.P. Lovecraft tak akan melewatkan pandangan del Toro soal iblis luar angkasa dan ritual setan-setan, dan akan menjadi menjadi tanda Tanya jika departemen tata rias film ini tidak mendapat nominasi Oscar. Hal ini sama dengan yang dilakukan oleh del Toro untuk mencipatkan baju besi di CRONOS yang rasanya akan menghabiskan anggaran cukup besar pula.

Pada akhir cerita, del Toro fokus pada suasana hati dan efek sial yang menyebabkan karakternya menderita.Hellboy adalah karakter sangat lucu, tetapi orang buruk rupa tidak pernah sangat menarik sama sekali

I, Robot



Di frase abadi Yogi Berra, I, Robot mungkin dapat dikatakan sebagai sebuah dejavu secara keseluruhan, tetapi dari sekian banyak cerita robot di film Hollywood yang luar biasa kali ini film ini benar-benar memberikan kejutan yang pintar dengan pemandangan yang indah , alur yang menarik serta diperankan dengan baik pula.

Sebagai Del Spooner, seorang detektif polisi yang merasa tidak puas di tahun 2035 Chicago, Will Smith mungkin mengikuti jejak langkah usang dari Harrison Ford dan Blade Runner - tetapi dia melakukannya dengan luar biasa dan banyak memberikan kelucuan.

Para robot telah mengambil alih tugas kasar dari mengumpulkan sampah sampai pengantar FedEx, tetapi Spooner bukan bagian dari itu. Bukan hanya sebagai tempat Spooner dibentuk - sebagaimana dirinya, hingga di titik di mana dia memakai jam weker kuno dan CD player kasar yang diaktivekan dengan model suara.

Spooner memiliki alasan yang cukup kuat - berupa kilasan-kilasan yang muncul dalam mimpi buruknya- dia menjadi skeptis dengan jaminan keamanan oleh Three Laws of Rocotics (udang-undang untuk robot), dimana negara robot yang manapun tidak bisa melukai manusia, harus mentaati manusia, dan hanya bisa melindungi sendiri dengan mengikuti dua undang-undang yang pertama.

Sewaktu penemu robot ternama yang bijaksana Dr. Alfred Lanning (James Cromwell) diketemukan mati bunuh diri - dan meninggalkan serangkaian pesan hologram yang samar - Spooner dengan cepat mencurigai hasil penemuan terakhir, Sonny (yang diisi suaranya oleh aktor Inggris Alan Tudyk, yang juga meniru gerak-gerik karaktenya yang dihasilkan dengan komputer model), robot yang memiliki kemampuan lebih dari robot yang biasanya dan lebih seperti manusia.

Ada psikolog robot yang jelitaDr. Susan Calvin (Bridget Moynahan), yang bertugas untuk membuat robot ebih manusiawi; Seorang supervisor yang membuat jengkel dan sekaligus membuat simpatik Spooner, Lt. John Bergin(Chi McBride) serta si seram yang bekerja dengan angkatan dibalik robot Lance Robertson (selalu kurang dihargai Bruce Greenwood).

Dan, rupanya untuk sebab kependudukan, pembuat film telah melemparkan remaja pembuat onar yang berubah haluan jadi pahlawan (Shia LaBeouf) dan nenek Spooner (Adrian Ricard), yang berharap memenangkan robot untunya sendiri di lotere.

Dr Susan Calvin adalah seorang di antara pemeran film yang menjadi kunci dia mengetahui semua rahasia, bisa melalui semua pintu, bisa memecahkan semua masalah dan meembantu Spooner bergerak hampir disemau pencakar langit dunia Robotic, yang kelihatannya berpenjaga luar biasa sakit. Ketika pada akhirnya mereka bersatu untuk melawan penjahatnya, dengan nyata membawa mereka ke tempat lain di mana karakter bisa teperdaya oleh ratusan kaki dan entah bagaimana menyelamatkan diri.

Tidak ada banyak kejutan sewaktu Spooner mengungkap satu persatu conspiracy menjadi titk klimaks yang penuh-lainnya, serangan oleh seregu robot pada Spooner di terowongan mobil, sebuah doozy - dengan kerumunan orang yang terorganisir-menyenangkan serta ketajaman visual karya sutradara Alex Proyas.

Proyas juga didukung olek kerja sama penampilan prima dari Smith,yang membuat film blockbusters dengan beberapa actingnya yang serius .

Sumber : Kapanlagi.com

50 FIRST DATE (2004)



Film Adam Sandler terbaru, sosok pria manis namun kekanak-kanakan yang jatuh cinta dengan seorang wanita di tengah-tengah upaya menemukan sisi humor dalam orientasi seksualnya, pengaruh steroid bagaimana menggunakan fungsi seksual dan kualitas seksual pasangannya. 50 FIRST DATE mengusung konsep komedi dari film GROUNDHOG DAY, tentang seseorang yang melalui hidupnya dengan hari-hari yang sama, dan juga diwarnai tema tentang seorang pria yang lebih memilih menjalin hubungan singkat (short-term relationships) tanpa sebuah komitmen apapun seperti dalam film DIRTY ROTTEN SCOUNDRELS. Untuk kali kedua Adam Sandler berkolaborasi dengan Drew Barrymore, sebelumnya mereka beradu akting dalam THE WEDDING SINGER. Sandler bermain sebagai Henry Roth, seorang dokter ahli kelautan di Hawai yang tak pernah menjalin hubungan serius dengan seorang wanita. Dalam hidupnya Henry hanya berkutat dengan anjing laut, penguin dan binatang-binatang laut lainnya, berhubungan dengan binatang laut lebih menyenangkan bagi Henry. Henry lebih suka menjalin hubungan dengan turis wanita dan dengan mudah dia bisa memutuskan hubungan kapanpun mereka meninggalkan Hawai. Bisa dibilang Henry adalah pria penganut short-term relationships (hubungan pendek) yang tak membuatnya harus terikat dengan sebuah komitmen. Henry berkawan dengan seorang pembersih container tolol asli Hawai yang diperankan Rob Schneider yang mendorongnya untuk menjalin hubungan lebih serius dengan seorang wanita, meskipun Henry tak pernah menyukai sebuah komitmen dalam hidupnya. Sampai suatu hari Henry berjumpa dengan Lucy (Drew Barrymore) di sebuah restoran dan Henry mulai menyukainya seperti kebiasaannya menyukai turis-turis wanita sebelumnya. Sampai akhirnya Henry sadar bahwa Lucy tak seperti wanita-wanita yang sebelumnya pernah dikencaninya, Lucy mengalami gangguan ingatan akibat kecelakaan mobil 18 bulan yang lalu. Dia tak bisa membentuk satu ingatanpun dalam sehari, kapanpun bangun dari tidurnya Lucy tak akan bisa mengingat kembali apa yang dia alami sebelumnya. Setiap kali bangun yang ada dibenak Lucy hanyalah bahwa hari itu adalah hari ulang tahun ayahnya dan dia harus menyiapkan segala sesuatu untuk merayakannya. Ayah (Blake Clark) dan saudara lelakinya (Sean Astin) selalu berusaha membuat ilusi Lucy menjadi nyata, sampai mereka sadar jika Henry menyukai Lucy dan memanfaatkan situasi tersebut untuk membantu mengembalikan ingatan Lucy. Henry tak akan pernah bisa menyakiti hati Lucy, karena apapun yang terjadi, Lucy tak akan pernah bisa mengingatnya. Ironisnya Henry jatuh cinta dengannya, gadis yang tak bisa mengingat apapun dan menjadi seseorang yang tak pernah lepas dari ingatannya.Barrymore tetap menawarkan akting yang brilian, seperti dalam film THE WEDDING SINGER, Barrymore dan Sandler menyuguhkan karakter yang manis, luwes dan mempesona, meskipun sedikit sekali adegan roman yang mereka tampilkan bahkan lebih cenderung banyak menampilkan humor yang kadang membuat mual. Roman merupakan sebuah selingan dari humor yang lebih menekankan pada seksualitas, misalanya guyonan tentang ukuran Mr P. Penampilan Dan Ackroyd (reality show SATURDAY NIGHT LIVE) berperan sebagai dokter Lucy dan Sean Austin (LORD OF THE RINGS), saudara laki-laki Lucy, terasa kering dan tak membuat film lebih hidup. Meskipun film ini lebih banyak mengecewakan dari semua sisi namun film ini banyak menonjolkan pemandangan alam Hawai yang membuat film terasa lebih segar.Film dengan kategori PG-13 ini banyak mengumbar guyonan-guyonan kasar dan kotor yang dikemas dalam bahasa yang kuat. Layaknya di film-film Sandler sebelumnya dalam 50 FIRST DATE , Sandler selalu menyuguhkan banyolan-banyolan dengan mimik khasnya. Tak hanya dipenuhi bahasa-bahasa vulgar, film ini juga memberikan pesan-pesan positif tentang kesetiaan, bagaimana sebuah keluarga bersatu mengembalikan anggota keluarganya yang terluka dan memiliki banyak keterbatasan? Bagaimana seorang Henry berjuang meraih cintanya meskipun terkadang terasa tak menyenangkan buatnya. (rita)

The Guardian (2006)



"Agar orang lain dapat hidup," demikian moto dari para Penjaga Pantai (Coast Guard) AS, yang kisahnya dapat dinikmati dalam film terbaru sutradara Andrew Davis, THE GUARDIANS.

Dibintangi aktor peraih Oscar, Kevin Costner dan Ashton Kutcher, THE GUARDIANS berkisah tentang pahlawan 'tak dikenal' di lautan, para perenang penyelamat dari US Coast Guard yang bertugas untuk penyelamatan di kondisi ekstrem, badai atau topan.

Setiap tahunnya Coast Guard diperkirakan menyelamatkan 5 ribu nyawa dan peralatan senilai US$2,5 miliar dan selama musim topan Katrina pada tahun 2005, sebanyak 33.520 nyawa diselamatkan oleh para Coast Guard.

Dengan dukungan penuh dari pasukan Coast Guard asli, THE GUARDIANS memfokuskan cerita kepada dua orang perenang penyelamat yang berbeda generasi, Ben Randall (Kevin Costner) dan Jake Fischer (Ashton Kutcher).

Sebagai seorang legenda hidup, Randall lebih mengutamakan pekerjaannya menyelamatkan orang daripada menyelamatkan perkawinannya, hingga pada sebuah titik yang membuat istrinya Helen, (Sela Ward) minta cerai.

Dalam sebuah misi sulit, Randall dan timnya bernasib sial dan menyebabkan tewasnya sahabat dan tim helikopter yang membawa anggota tim. Sebagai satu-satunya orang yang tersisa, Randall diminta untuk mengundurkan diri sebagai perenang penyelamat dan diminta untuk mengajar di Coast Guard's Training Academy, tempat para perenang penyelamat dipilih dan dilatih.

Di sekolah tersebut Randall bertemu Jake, seorang perenang tangguh yang sombong. Meskipun memegang beasiswa renang di universitas mana pun, namun Jake lebih ingin menjadi perenang penyelamat yang tak glamour dan membuat para pelatihnya heran, termasuk Randall.

Konflik pun meruncing antara kedua orang tersebut, seorang perenang tua yang hampir pensiun dan seorang perenang muda yang merasa sangat yakin dengan kemampuannya.

Kesulitan menurunkan pengetahuannya dialami Randall karena Jake selalu membuat ulah di kamp, hanya bakat renangnya saja yang membuat Coast Guard tidak mengusir Jake, satu hal yang lazim dilakukan sehingga rata-rata tinggal 50 persen saja yang lulus ujian.

Puncaknya adalah ketika Jake dan temannya Hodge dipenjara karena berantam dengan beberapa marinir di bar, namun bukannya memecat Jake, Randall malah membongkar rahasia masa lalu Jake yang membuatnya menjadi seseorang yang sulit diatur.

Seperti Randall, Jake adalah satu-satunya orang yang selamat dalam sebuah kecelakaan yang menewaskan rekan-rekan tim renangnya.

Randall kemudian bersahabat dengan Jake yang akhirnya berhasil mengendalikan egonya, dan menemukan motivasi sesungguhnya untuk menjadi seorang perenang penyelamat di Coast Guard.

Kisah romantis juga mewarnai THE GUARDIANS , di mana Jake menjalin cinta dengan seorang guru lokal Emily Thomas (Melissa Sagemiller), meski kisah cinta diantara keduanya kurang begitu ditonjolkan.

Pembuatan film sepanjang hampir tiga jam itu dilakukan kebanyakan di sebuah tangki air raksasa, bukan di laut lepas seperti yang seharusnya dilakukan.

Namun meskipun menggunakan cukup banyak efek visual, ketegangan aksi para perenang penyelamat itu masih dapat dinikmati, sebagian karena THE GUARDIANS menggunakan stuntman para anggota Coast Guard sesungguhnya dan peralatan asli milik Coast Guard.

Dengan terlibatnya anggota Coast Guard baik sebagai pemain maupun penasihat film tersebut, maka THE GUARDIANS dapat menjadi sebuah film yang paling menggambarkan kehidupan para penyelamat di lautan itu sesungguhnya.

Sejak didirikan 20 tahun lalu, Coast Guard menjadi salah satu program yang disegani di militer AS, dan juga dihormati sebagai satu-satunya program yang membuka keanggotaan yang buta gender, pria dan wanita dapat mendaftar asal lolos ujian fisik.

Ide film tersebut menurut penulis naskah Ron L. Brinkerhoff disebabkan karena ia ingin menulis tentang kisah kepahlawanan sejati, namun dari sudut pandang baru.

"Polisi dan pemadam kebakaran telah banyak difilmkan, tapi kehidupan para perenang penyelamat ini belum pernah ditampilkan di layar lebar," katanya.

"Satu hal yang paling menarik perhatian saya adalah Coast Guard merupakan satu-satunya cabang di militer yang mandatnya adalah untuk menyelamatkan nyawa, bukan menghilangkannya," ujarnya menambahkan. (ant/cw/rit)

Sumber : Kapanlagi.com

Entrapment



Dalam film ini Sean Connery memerankan tokoh Robert Mac Dougal, seorang pencuri kelas kakap yang disegani. Kebetulan menjelang milenium ke-2, sebuah lukisan karya Rembrandt lenyap. Perusahaan yang mengasuransikan lukisan itu menugaskan Virginia 'Gin Baker'(Chatherina Zeta Jones) untuk menyelidiki kasus ini. Dari hasil operandinya, Gin yakin kalau pelakunya Mac. Setelah berdiskusi panjang dengan atasannya, Hector Cruz (Will Patton) melacak keberadaan Mac.

Tahun Rilis : 1999
Pemeran : Sean Connery, Chatherina Zeta Jones, Will Patton